City Gas

"Mendorong pemerataan suplai energi gas adalah syarat mutlak agar Indonesia bisa berkembang bersama. Untuk itulah PTGN mengambil peranan untuk mensuplai gas salah satunya di wilayah Sumatera baik untuk industri, pembangkit listrik independen dan lain sebagainya dengan memanfaatkan pipa transmisi PT Pertamina Gas.
Selain itu, Pertamina melalui Pertagas Niaga juga berperan dalam program diversifikasi energi dengan pengelolaan jaringan gas kota di 20 kota/kabupaten yang tersebar di Indonesia. Dengan mengalirkan gas ke rumah tangga maupun pelanggan kecil, Pertamina berkomitmen untuk mendukung pemerintah mewujudkan kemandirian energi domestik."

Arief Wardono VP Commercial Non Java and City Gas


Bisnis Kami

Jaringan gas kota adalah pipa gas yang dibangun untuk mendistribusikan gas langsung ke masyarakat/rumah tangga low-end (Public Services Obligation/PSO) dan juga untuk rumah tangga high end, apartemen, hotel dan mall (Non-Public Services Obligation/Non-PSO).

PT Pertagas Niaga (PTGN) mulai mendapat penugasan dari Pertamina untuk mengelola jaringan gas kota PSO di tahun 2013 untuk kota Prabumulih-SumSel, Sengkang–SulSel & Jambi-Sumsel dengan total 12.822 pelanggan rumah tangga.

PTGN juga akan membangun dan mengoperasikan jaringan gas kota Non-PSO dengan target pelanggan seperti rumah tangga high-end, apartemen, hotel, restoran, gedung perkantoran dan perbelanjaan. 

Gas kota memiliki keunggulan sebagai energi yang aman, praktis dan hemat serta ramah lingkungan. Sifat gas yang memiliki berat lebih ringan daripada udara membuatnya lebih cepat menguap, sehingga resiko bahaya kebocoran bisa diminimalisasi.
Peta Jaringan Pertagas Niaga

Sudah diimplementasikan
Perencanaan
Sumatra Selatan

PRABUMULIH

1. Kota Prabumulih (4.650 SR)

    Alokasi : 0.2 MMSCFD

    Sumber Gas : Pertamina EP

2. Kota Prabumulih (2.626 SR)

    Alokasi : 0.2 MMSCFD

    Sumber Gas : Pertamina EP

3. Kota Prabumulih (32.000 SR)

    Sumber Gas : Pertamina EP

4. Kabupaten Ogan Ilir (936 SR)

    Sumber Gas : Pertamina EP

Sulawesi Selatan

SENGKANG

Sengkang, Sulawesi Selatan (4172 SR)

Alokasi : 0.2 MMSCFD

Sumber Gas : Energy Equity Epic

Jambi

JAMBI

1. Jambi (4.000 SR)

    Alokasi : 0.1 MMSCFD

    Sumber Gas : JOB Talisman

2. Jambi (2.172 + 2.000 SR)

    Alokasi : 0.1 MMSCFD

    Sumber Gas : JOB Talisman 

Jawa Timur

JAWA TIMUR

Kabupaten Sidoarjo (10.350 SR)

Alokasi : 0.2 MMSCFD

Sumber Gas : Lapindo Brantas

 

Kabupaten Mojokerto (5101 SR)

Alokasi : 0,03 MMSCFD

Sumber Gas : Kangean Energy Indonesia Ltd.

Kalimantan Utara

KALIMANTAN UTARA

BULUNGAN (3.300 SR)

Alokasi : 0.2 MMSCFD

Sumber Gas : Pertamina EP

Jawa Barat

JAWA BARAT

KABUPATEN BEKASI (3.949 SR)

Alokasi : 0.1 MMSCFD

Sumber Gas : Pertamina EP

 

SUBANG (4000 SR)

Alokasi : 0.1 MMSCFD

Sumber Gas : Pertamina EP

 

Aceh D.I

ACEH

LHOKSEUMAWE (3.997 SR)

Alokasi : 0.2 MMSCFD

Sumber Gas : Pertamina EP

LHOKSUKON (4000 SR)

Pertamina mendapatkan penugasan pembangunan dan pengelolaan Jargas dari pemerintah dari Ditjen Migas di Lhoksukon

Alokasi : 0.2 MMSCFD

Sumber Gas : Pertamina EP

Riau

Kota Pekanbaru (2.272 SR)

Alokasi : 0.5 MMSCFD

Sumber Gas : EMP Bentu

 

Kota Pekanbaru (II) (3270 SR)

Sumber Gas : EMP Bentu

Banten

BANTEN

Kota Cilegon (3967 SR)

Alokasi: 0,03 MMSCFD

Sumber: PT. Pertamina Gas

Kalimantan Timur

KALIMANTAN TIMUR

Kota Bontang (8000 SR)

Kota Balikpapan (3830 SR)

Sumber: PT. Pertamina Gas