BERITA

Harga Baru Gas Kota Tetap Sesuaikan Kemampuan Masyarakat

  • Senin, 15 Juni 2015

Prabumulih – Sejak 2013, warga Kota Prabumulih telah menikmati gas alam untuk kebutuhan rumah tangga. Hingga saat ini, pemakaian gas rumah tangga yang memanfaatkan pasokan gas dari Pertamina EP untuk kota Prabumulih tercatat mencapai 4.650 pelanggan yang berada di tiga kecamatan yakni di kecamatan Prabumulih Utara, Prabumulih Barat dan Prabumulih Timur. Selain harganya lebih hemat, penggunaan jaringan gas kota juga dirasakan warga lebih praktis dan aman. Hal inilah yang menjadikan program jaringan gas kota Prabumulih yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahannya PT Pertagas Niaga bekerja sama dengan BUMD PT Petro Prabu mendapatkan sambutan baik warga.

Seiring dengan upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan dan tercapainya nilai keekonomian proyek jaringan gas kota ini, PT Pertagas Niaga akan memberlakukan harga baru bagi pelanggan jaringan gas kota di Prabumulih. Kenaikan harga gas kota ini disampaikan dalam acara Sosialiasi Harga Baru Jaringan Gas Kota di Prabumulih pada hari Senin (15/07) di Hotel Grand Nikita oleh President Director PT Pertagas Niaga, Jugi Prajogio didampingi oleh jajaran Pemerintah Kota Prabumulih yang dihadiri perwakilan warga. Kenaikan harga jaringan gas kota ini berdasarkan pada Peraturan BPH Migas No.04 Tahun 2015 tentang Harga Jual Gas Bumi melalui Gas Pipa untuk Konsumen Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil pada jaringan Pipa Distribusi di Kota Prabumulih. Untuk pelanggan Rumah Tangga 1 (RT-1) akan dikenai tarif Rp 4.500 per meter kubik, sementara untuk RT-2 akan dikenai tariff Rp 6.750 per meter kubik. Jugi Prajogio menjelaskan bahwa meski mengalami kenaikan harga, besaran kenaikan harga jargas tetap memperhatikan kemampuan ekonomi masyarakat. “Besaran kenaikan harga ini sebelumnya telah melalui pertimbangan matang dan survei yang dilakukan oleh BPH Migas. Dengan harga yang baru ini pun nantinya biaya yang akan dikeluarkan pelanggan jargas per bulannya akan tetap jauh lebih irit daripada menggunakan bahan bakar lainnya,” terang Jugi.

Selain sosialiasi harga baru gas kota, dalam acara ini PT Pertagas Niaga bersama BUMD PT Petro Prabu juga memaparkan rencananya untuk menambah lagi 2.626 sambungan jargas di Prabumulih. Penambahan sambungan ini nantinya akan dibangun di wilayah kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih Utara, Prabumulih Timur dan kecamatan Prabumulih Selatan dengan nilai investasi Rp 30 Milyar. Sambungan ini nantinya tak hanya terbatas untuk rumah tangga namun juga untuk pelanggan kecil seperti rumah makan atau restoran.

Pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga bertujuan untuk mensukseskan program percepatan penggunaan gas sebagai salah satu program prioritas pemerintah dalam rangka diversifikasi energi, pengurangan subsidi, penyediaan energi bersih, efisien dan ramah lingkungan. Kementerian ESDM melalui Ditjen Migas menetapkan Prabumulih menjadi salah satu kota di Indonesia yang menikmati program jaringan gas kota melalui biaya APBN tahun 2013. PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahannya PT Pertagas Niaga kemudian ditunjuk sebagai pengelola jaringan gas di Prabumulih. Selanjutnya PT Pertagas Niaga menggandeng BUMD PT Petro Prabu untuk melaksanakan kerjasama operasi dalam pengelolaannya. Melaui Keputusan Menteri ESDM, PT Pertamina juga telah ditugasi untuk membangun dan mengelola jaringan gas kota melalui APBN Tahun Anggaran 2015 di Lhoksukon dan Pekanbaru serta mengelola jargas Lhokseumawe. Kedepannya, PT Pertamina (Persero) rencananya akan mengelola jargas di Sidoarjo, Kab. Bekasi, Ogan Ilir dan Bulungan.