BERITA

Pertagas Niaga dan PGN Sinergi Suplai Gas Sumatera Utara

  • Rabu, 1 Juli 2015

Jakarta - Pertagas Niaga dan Perusahaan Gas Negara (PGN) kompak melakukan sinergi untuk mengatasi krisis energi di wilayah Sumatera Utara. Selasa (30/5), berlokasi di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, President Director Pertagas Niaga, Jugi Prajogio dan Direktur Pengusahaan PGN, Jobi Triananda menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) untuk memasok gas di wilayah Sumatera Utara. Penandatanganan PJBG ini disaksikan langsung oleh Menteri ESDM Sudirman Said, Wakil Kepala SKK Migas M.I Zikrullah, Dirjen Migas IGN Wiratmaja serta Direktur Utama PT Pertamina Dwi Sucipto.

Pertagas Niaga sebagai perusahaan niaga gas yang terafiliasi dengan Pertamina akan mensuplai gas sebesar 8 MMSCFD kepada PGN mulai bulan Agustus 2015 sampai jangka waktu sepuluh tahun. Gas ini berasal dari pasokan LNG regasifikasi Arun yang mengalir melalui pipa Arun-Belawan milik PT Pertamina Gas (Pertagas) sepanjang 350 Km. Dengan gas ini, PGN akan mensuplai konsumennya di wilayah Jalan Yos Sudarso, Kawasan Industri Medan (KIM) 1 dan KIM 2, Belawan, dan Tanjung Morawa. Sementara Pertagas Niaga nantinya selain fokus menggarap Independent Power Producer (IPP) atau pembangkit listrik, juga akan memenuhi kebutuhan gas industri di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. “Bagi kami Pertagas Niaga saat ini fokus utamanya adalah bagaimana menyelamatkan wilayah Sumatera Utara dari krisis energi. Sinergi dengan PGN adalah solusi tepat bagaimana suplai gas bisa sampai ke konsumen secepatnya hingga industri di Sumut bisa kembali tumbuh dan berkembang," tutur Jugi.

Dengan pengembangan pipa PT Pertagas yang nanti akan menjangkau wilayah KEK Sei Mangkei, Pertagas Niaga optimistis akan banyak konsumen pengguna gas yang bisa dilayani. Sebelumnya Pertagas Niaga telah menandatangani MOU dengan Pelindo untuk memenuhi kebutuhan gas di Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang berada di wilayah Pelindo I.