BERITA

Pertamina Kelola Jaringan Gas Kota untuk Rumah Tangga Kabupaten Sidoarjo

  • Jumat, 18 Desember 2015

Sidoarjo – Mulai Senin (23/11) PT Pertamina (Persero) mengelola jaringan gas kota untuk rumah tangga (Jargas) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Jargas Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah pelanggan aktif mencapai ± 6.000 Sambungan Rumah (SR) ini tersebar di beberapa wilayah yakni Kelurahan Ngingas, Wedoro, Tambak Sawah dan Medaeng. Sebelumnya jaringan gas kota yang dibangun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Ditjen Migas ini dikelola oleh PT Petrogas Jatim Utama (BUMD Provinsi Jawa Timur), yang kontrak selama lima tahunnya telah berakhir pada tanggal 22 November 2015.

Jargas Kabupaten Sidoarjo memperoleh alokasi gas dari Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Lapindo Brantas, dengan pasokan sebesar 0.2 MMSCFD untuk jangka waktu kontrak selama 5 tahun. Pertamina kemudian menunjuk perusahaan afiliasinya, PT Pertagas Niaga untuk mengelola jaringan gas di Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya warga dapat memanfaatkan gas kota ini dengan tarif Rp 3.148/m3. “Kami sangat antusias untuk mengelola dan mengembangkan jaringan gas kota di Sidoarjo karena masyarakat Sidoarjo mayoritas telah teredukasi dan menerima kehadiran gas kota. Hal ini adalah modal kuat bagi kami untuk memberikan pelayanan jargas kota lebih baik lagi dan lebih banyak lagi,” kata President Director PT Pertagas Niaga, Jugi Prajogio. Jugi menambahkan bahwa Pertamina juga mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk mengelola ± 4.000 SR baru di Sidoarjo yang ditargetkan akan dioperasikan segera. “Akan ada sepuluh ribu lebih sambungan gas kota di Sidoarjo yang dikelola oleh Pertagas Niaga. Ini jumlah yang besar dan menjadi tantangan bagi kami untuk mewujudkan komitmen Pertamina mendukung program diversifikasi energi yang dicanangkan oleh pemerintah,” lanjut Jugi.

Sebelumnya, PT Pertagas Niaga melalui Pertamina telah ditunjuk Kementerian ESDM untuk mengelola jaringan gas kota di beberapa wilayah lain seperti Kota Jambi, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan dan Kabupaten Wajo, Sengkang, Sulawesi Selatan. Selanjutnya, Pertagas Niaga rencannya akan mengelola dan mengoperasikan jaringan gas kota di wilayah Lhokseumawe, Lhokshukon, Subang, Kepulauan Bunyu, Ogan Ilir, Kabupaten Bekasi dan Bontang. Pengoperasian gas kota adalah pelaksanaan program pemerintah untuk ketahanan energi melalui pemanfaatan gas bumi sebagai bahan bakar yang digunakan oleh sektor rumah tangga.