BERITA

Warga Lhokseumawe Mulai Nikmati Jaringan Gas Kota

  • Kamis, 19 Mei 2016

Lhokseumawe – Kota Lhokseumawe menjadi kota pertama di Aceh yang wilayahnya dialiri gas kota PT Pertamina (Persero). PT Pertamina (Persero) melaksanakan gas in untuk 3.997 Sambungan Rumah tangga (SR) yang dilakukan secara bertahap pada hari Kamis (19/05). Gas untuk jaringan gas kota Lhokseumawe dan Lhoksukon diperoleh dari sumur Pertamina Hulu Energi (PHE) NSO-NSB dengan alokasi gas 0.5 MMSCFD. Wilayah Lhokseumawe yang akan dialiri gas kota meliputi Desa Balang Naleung Mameh, Batuphat Barat, Batuphat Timur, Blang Panyang, Blang Pulo, Meuriah Paloh dan Padang Sakti.

Jaringan gas kota Lhokseumawe dibangun oleh Ditjen Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan menggunakan APBN Tahun Anggaran 2014. Melalui Kepmen ESDM No. 2042 K/10/MEM/2015, Kementerian ESDM menugaskan PT Pertamina (Persero) mengelola jaringan gas kota di Lhokseumawe, serta membangun jaringan gas kota di Lhoksukon dan Pekanbaru. Selanjutnya PT Pertamina (Persero) menujuk afiliasinya PT Pertagas Niaga untuk mengelola bisnis jaringan gas kota di wilayah tersebut. “Tahun 2016 ini adalah tahunnya jaringan gas kota untuk PT Pertagas Niaga. Dengan mengalirnya gas kota untuk Lhokseumawe ini PT Pertamina (Persero) membuktikan komitmennya mensuplai energi bagi masyarakat Indonesia khususnya di Aceh. Hal ini dilakukan agar masyarakat Aceh bisa menikmati sumber daya alamnya khususnya gas yang ada bumi Aceh,” kata President Director PT Pertagas Niaga, Linda Sunarti. PT Pertagas Niaga juga menggandeng BUMD PD Pembangunan Lhokseumawe untuk bersama-sama mengelola jaringan gas kota.

Sebelum Lhokseumawe, pada tahun 2016 PT Pertamina (Persero) telah melakukan pengaliran gas kota di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Bekasi. Sedangkan pada periode tahun 2014-2015, PT Pertamina (Persero) mengelola jaringan gas kota di Kota Sengkang, Kota Prabumulih, Kota Jambi dan Kabupaten Sidoarjo. “Dalam waktu dekat kami akan mengoperasikan Lhoksukon, Ogan Ilir, Subang dan Sidoarjo tahap kedua. Targetnya pertengahan tahun ini, “ tambah Linda. Selain mengelola jaringan gas kota, PT Pertamina (Persero) juga ditugaskan oleh Kementerian ESDM untuk membangun jaringan gas kota di Kota Balikpapan, Pekanbaru, dan di Provinsi Banten. Saat ini PT Pertamina (Persero) pun tengah melakukan pengembangan jaringan gas kota dengan biaya dari investasi PT Pertamina (Persero) di Kota Jambi dan Prabumulih. Ditargetkan jika seluruh jaringan ini beroperasi, maka ada total 98.614 SR yang akan menikmati gas kota PT Pertamina (Persero) di tahun 2017.