BERITA

Pertamina dan Walikota Sosialisasikan Penggunaan Gas Kota

  • Senin, 30 Mei 2016

Kota Lhokseumawe-Setelah seminggu gas kota mengalir bertahap di Kota Lhokseumawe, PT Pertagas Niaga, afiliasi PT Pertamina (Persero) yang ditunjuk untuk mengelola jaringan gas kota di Lhokseumawe melakukan sosialisasi pedoman keamanan penggunaan gas kota pada perwakilan masyarakat pelanggan gas kota, Minggu (29/05). Sosialisasi yang dilakukan di kantor kecamatan Muara Satu ini juga dihadiri oleh Wali kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, Camat Muara Satu dan para kepala desa yang wilayahnya dialiri jaringan gas kota. Kehadiran Suaidi dalam sosialisasi ini guna meneguhkan komitmen dukungan pemerintah Kota Lhokseumawe pada program gas kota Kementerian Energidan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dibangun menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2014 ini.

Dalam sosialisasi ini Pertagas Niaga yang diwakili oleh Manager Stakeholders Relation, Ratna Dumila menjelaskan langkah-langkah penggunaan gas kota dan cara pembayaran bagi masyarakat pelanggan gas kota. “Gas kota adalah hal baru di kota Lhokseumawe. Kami menyadari pasti ada beberapa warga yang masih ragu untuk menggunakannya. Oleh karena itu sosialisasi ini untuk meyakinkan masyarakat bahwa gas kota aman, mudah penggunaannya dan lebih hemat,” jelas Ratna.Dalam operasinya PT Pertagas Niaga bekerjasama dengan BUMD Lhokseumawe, Perusahaan Daerah Pembangunan Lhokseumawe (PDPL) untuk mengelola jaringan gas kota 3.997 Sambungan Rumah tangga (SR) ini. Pihak PDPL inilah yang nantinya akan melakukan konversi atau modifikasi kompor warga sebelum menggunakan gas kota, melakukan pencatatan penggunaan gas di metering dan perbaikan instalasi gas di rumah – rumah warga. “Sejauh ini sambutan masyarakat di lapangan cukup baik. Kami optimis bisa mengelola jaringan gas kota Lhokseumawe ini dengan professional sehingga kedepanpunya potensi untuk dikembangkan,” ujar Direktur PDPL, Adnan Nur Yusuf.

Usai acara sosialisasi, Wali kota Lhokseumawe melakukan kunjungan kerumah Herlina, salah satu rumah warga desa Blang Naleung Mameh yang telah menggunakan jaringan gas kota sejak seminggu lalu. Ibu rumah tangga yang membuka usaha warung makanan ini mengaku banyak terbantu setelah menggunakan gas kota. “Dulu saya harus lari-lari kalau mau cari gas untuk masak. Sampai agen elpiji, mau beli dibilang sudah habis. Sekarang dengan gas kota lebih aman, karena gas nya ada terus,” jelas Herlina. PT Pertagas Niaga berharap dengan sosialisasi ini, program pemerintah ini akan mendapatkan dukungan yang luas baik dari pemerintah daerah maupun warga sehingga kedepannya akan berjalan sukses. “Jumlah warga yang menggunakan gas kota akan terus bertambah seiring dengan proses modifikasi kompor yang terus berjalan. Nanti akan dilakukan per sektor. Kami berharap masyarakat juga sama-sama menjaga serta merawat fasiltas instalasi jaringan gas kota ini,” tutup Ratna.