BERITA

Pertagas Niaga Operasikan Jargas di Jambi

  • Rabu, 22 April 2015

JAMBI, 22 April 2015 – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said didampingi Direktur Utama Pertamina, Dwi Sutjipto, dan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus meresmikan pengelolaan jaringan gas (Jargas) rumah tangga Kota Jambi, Rabu (22/4). Peresmian dilaksanakan di depan Metering Regulator Station (MRS), Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan sebagai tanda mulai mengalirnya gas (gas in) ke pipa Jargas. Dengan peresmian tersebut, pelanggan Jargas di Jambi sudah dapat memanfaatkangas alam untuk keperluan masak-memasak sehari-hari.

Jargas Rumah Tangga di Jambi ini telah dibangun pada tahun 2013 oleh Pemerintah, dan selanjutnya menugaskan PT Pertamina Gas (Pertagas) melaluai PT Pertagas Niaga untuk melakukan pengelolaan Jargas untuk 4.000 rumah tangga. Selain di Jambi, PT Pertagas Niaga telah mengelola Jargas di Prabumulih (Sumatera Selatan) dan Sengkang (Sulawesi Selatan). Untuk mengalirkan gas di Jambi, Pemerintah memberikan alokasi gas 0,5 MMSCFD dari JOB Pertamina-Talisman Jambi Merang, dengan alokasi gas yang cukup banyak untuk gas rumah tangga, Pertagas Niaga akan mengembangkan lagi sebanyak 2.364 rumah tangga dalam tahun 2015 yang terdiri dari 1523 sambungan rumah tangga dan 618 sambungan pelanggan kecil.

Optimisme Pertagas Niaga untuk mengembangkan jargas di Jambi, karena sebelumnya anak perusahaan PT Pertamina Gas (Pertagas) ini telah berhasil mengembangkan jargas di Prabumulih, Sumatera Selatan. Setelah mendapat penugasan Pemerintah pada 2013 untuk mengembangkan Jargas bagi 4.640 rumah tangga, tahun 2014 mampu mengembangkan jaringan untuk 2.626 rumah tangga

Sebagaimana diketahui, pembangunan Jargas untuk rumah tangga merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan untuk diversifikasi energi, pengurangan subsidi, penyediaan energi bersih, efisiensi, ramah lingkungan dan murah. “Dengan beroperasinya Jargas di Jambi ini, Pertamina bersama anak perusahaan membantu Pemerintah guna mensukseskan program percepatan penggunaan gas untuk rumah tangga, serta pengembangan bisnis gas yang terintegrasi,” jelas Dwi Sutjipto, Direktur Utama Pertamina.