BERITA

Pemasangan Converter Kit Untuk Mobil SKK Migas Memasuki Tahap Akhir

  • Kamis, 15 Desember 2016

Jakarta – Tepat satu tahun sejak Desember 2015, sebanyak 132 mobil dinas SKK Migas, bulan ini telah dipasang converter kit untuk bisa menggunakan CNG Envogas. Hal ini adalah hasil kerjasama SKK Migas dengan PT Pertagas Niaga untuk mendorong penggunaan gas dalam bidang transportasi sebagai dukungan program pemerintah tentang diversifikasi energi. Guna memfasilitasi pengisian bahan bakar gas, PTGN kemudian menempatkan sebuah Mobile Refuelling Unit (MRU) di Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan. MRU ini merupakan satu dari tujuh MRU yang oleh Ditjen Migas, Kementerian ESDM pengadaan dan pengelolaanya diserahkan ke PT Pertamina (Persero) sesuai KepMen ESDM Nomor2435K/15/MEM/2014. Dengan kapasitas 0,063 MMSCFD atau 1800 liter setara premium (lsp) maka MRU ini rata-rata mampu mensuplai kebutuhan gas 120 mobil.

“SKK Migas merupakan instansi pemerintah pelopor yang menggunakan Envogas untuk kendaraan dinasnya. Bentuk kerjasama yang kami lakukan adalah melalui sewa converter kit selama tiga tahun dengan harga bundling sebesarRp 7.400/lsp. Sedangkan harga normal EnvoGas adalah Rp 3.100,” kata President Director PT Pertagas Niaga, Linda Sunarti. Langkah SKK Migas ini diharapkan diikuti ke instansi lain khususnya perusahaan yang bergerak di sektor energi minyak dan gas guna memberikan contoh nyata kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan gas bagi transportasi. Saat ini konsumsi Envogas di MRU MT Haryono terus menunjukkan trend peningkatan tiap bulannya. “Pada awalnya di MRU MT Haryono konsumsinya hanya 400 lsp namun saat ini sudah mencapai 2.500 lsp/hari, peningkatannya enam kali lipat lebih,” tambah Linda.

Pengoperasian MRU adalah salah satu cara mendukung target pemerintah untuk bauran energi nasional untuk gas bumi sebesar 22% pada tahun 2025. Selain di MT Haryono, PTGN saat ini mengoperasikan MRU di Lapangan Banteng, Jalan Industri Kemayoran, Cikarang, SPBG Subang dan Citereup.