BERITA

Pertamina Perluas Pemanfaatan LNG Untuk Industri

  • Selasa, 13 Desember 2016

Bandung – PT Pertamina (Persero) melakukan perluasan pemanfaatan Liqufied Natural Gas (LNG) guna mendukung satunya memanfaatkan LNG untuk Industri. Setelah sukses melakukan uji coba penggunaan LNG untuk kereta api, Pertamina kini mendorong pemanfaatan LNG bagi industri perhotelan di Pulau Jawa. Pemanfaatan LNG di sektor perhotelan, ditandai dengan peragaan penggunaan LNG di Hotel Fabu, Bandung, Jumat (09/12). Dalam kesempatan ini hadir VP LNG Pertamina, Didik Sasongko, jajaran manajemen PT Laras Ngarso Gede selaku pengelola Hotel Fabu serta pelaku industri perhotelan, restoran dan tekstil. “LNG untuk industri di Jawa termasuk hal baru. Sosialisasi ini menunjukkan bahwa penggunaan LNG sangat mudah dan menguntungkan bagi kalangan industri,” kata Didik.

Sebelumnya Pertamina melalui afiliasinya PT Pertagas Niaga telah mensuplai LNG untuk kebutuhan listrik di pusat perbelanjaan, hotel serta industri gelas di Balikpapan dan Medan. Pertamina menjadi pelopor di Indonesia yang bisa mengantarkan LNG melalui truk isotank. President Director PT Pertagas Niaga, Linda Sunarti menyatakan pemanfaatan LNG di industri  khususnya di perhotelan diperluas di Bandung karena memiliki potensi kebutuhan yang besar. LNG diharapkan dapat mendukung kegiatan perhotelan, antara lain untuk pemanas, alat penyerap panas di mesin pendingin, mesin setrika laundry, alat pemanggang, mesin penggoreng, alat pembakar sampah rumah sakit dan industri serta lain sebagainya. Adapun kebutuhan  LNG di Jawa akan dipasok menggunakan truk isotank lalu disimpan dalam storage yang disiapkan di hotel. Selanjutnya LNG akan diubah dari gas cair menjadi gas menggunakan vaporizer untuk disalurkan ke berbagai peralatan pendukung operasional hotel. “Sumber LNG saat ini bisa diperoleh dari dalam negeri yakni dari kilang Bontang, Donggi Senoro, Tangguh serta sumber LNG lainnya. Pasokan melimpah inilah yang menjadi kunci LNG sebagai sustainbility energi,” tutup Didik.